Jumat, 30 April 2010

materi

REVITALISASIREVITALISASI
BELA NEGARA DI LINGKUNGANBELA NEGARA DI LINGKUNGAN
DITJEN POTHANDITJEN POTHAN
REVITALISASIREVITALISASI
BELA NEGARA DI LINGKUNGANBELA NEGARA DI LINGKUNGAN
DITJEN POTHANDITJEN POTHAN

TujuanTujuan
1. Memperkuat1. Memperkuat timtim sosialisasisosialisasi PKBNPKBN DirjenDirjen PothanPothan
agaragar terbentukterbentuk timtim yangyang handal.handal.
2. Merencanakan2. Merencanakan programprogram jangkajangka pendekpendek dandan
menengahmenengah suatusuatu aktifitasaktifitas sosialisasisosialisasi dinamisdinamis
melaluimelalui pembentukanpembentukan kelembagaankelembagaan barubaru..
TujuanTujuan
1. Memperkuat1. Memperkuat timtim sosialisasisosialisasi PKBNPKBN DirjenDirjen PothanPothan
agaragar terbentukterbentuk timtim yangyang handal.handal.
2. Merencanakan2. Merencanakan programprogram jangkajangka pendekpendek dandan
menengahmenengah suatusuatu aktifitasaktifitas sosialisasisosialisasi dinamisdinamis
melaluimelalui pembentukanpembentukan kelembagaankelembagaan barubaru..

1.1. MemperkuatMemperkuat timtim sosialisasisosialisasi PKBNPKBN DirjenDirjen
PothanPothan agaragar terbentukterbentuk timtim yangyang handalhandal..
DirumuskanDirumuskan oleholeh DirekturDirektur PKBNPKBN
MetodeMetode
MateriMateri
KeterlibatanKeterlibatan PersonilPersonil
EvaluasiEvaluasi
SasaranSasaran
1.1. MemperkuatMemperkuat timtim sosialisasisosialisasi PKBNPKBN DirjenDirjen
PothanPothan agaragar terbentukterbentuk timtim yangyang handalhandal..
DirumuskanDirumuskan oleholeh DirekturDirektur PKBNPKBN
MetodeMetode
MateriMateri
KeterlibatanKeterlibatan PersonilPersonil
EvaluasiEvaluasi
SasaranSasaran

2.2. MerencanakanMerencanakan programprogram jangkajangka pendekpendek dandan
menengahmenengah suatusuatu aktifitasaktifitas sosialisasisosialisasi dinamisdinamis
melaluimelalui pembentukanpembentukan kelembagaankelembagaan barubaru..
TahapTahap PertamaPertama ::
PembuatanPembuatan laboratoriumlaboratorium BelaBela NegaraNegara
MelibatkanMelibatkan PuslitbangPuslitbang StrahanStrahan sebagaisebagai unsurunsurpelaksanapelaksana awalawal dengandengan pengendalianpengendalian ditjenditjen pothanpothan..
EvaluasiEvaluasi dandan rekomendasirekomendasi untukuntuk tahaptahap berikutnyaberikutnya
2.2. MerencanakanMerencanakan programprogram jangkajangka pendekpendek dandan
menengahmenengah suatusuatu aktifitasaktifitas sosialisasisosialisasi dinamisdinamis
melaluimelalui pembentukanpembentukan kelembagaankelembagaan barubaru..
TahapTahap PertamaPertama ::
PembuatanPembuatan laboratoriumlaboratorium BelaBela NegaraNegara
MelibatkanMelibatkan PuslitbangPuslitbang StrahanStrahan sebagaisebagai unsurunsurpelaksanapelaksana awalawal dengandengan pengendalianpengendalian ditjenditjen pothanpothan..
EvaluasiEvaluasi dandan rekomendasirekomendasi untukuntuk tahaptahap berikutnyaberikutnya

TahapTahap KeduaKedua (( MenengahMenengah dandan PanjangPanjang ))
MembuatMembuat BelaBela Negara CenterNegara Center suatusuatu kelembagaankelembagaan
BaruBaru yangyang menjalankanmenjalankan fungsifungsi BelaBela NegaraNegara
dengandengan terbentuknyaterbentuknya UUUU KomponenKomponen CadanganCadangan
dandan PendukungPendukung
FungsiFungsi iniini harusharus dapatdapat menjawabmenjawab tantangantantangan dandan
dinamikadinamika sosialsosial yangyang relatifrelatif cepatcepat dalamdalam
mengatasimengatasi setiapsetiap perkembanganperkembangan nilainilai pertahananpertahanan
nirnir militermiliter
TahapTahap KeduaKedua (( MenengahMenengah dandan PanjangPanjang ))
MembuatMembuat BelaBela Negara CenterNegara Center suatusuatu kelembagaankelembagaan
BaruBaru yangyang menjalankanmenjalankan fungsifungsi BelaBela NegaraNegara
dengandengan terbentuknyaterbentuknya UUUU KomponenKomponen CadanganCadangan
dandan PendukungPendukung
FungsiFungsi iniini harusharus dapatdapat menjawabmenjawab tantangantantangan dandan
dinamikadinamika sosialsosial yangyang relatifrelatif cepatcepat dalamdalam
mengatasimengatasi setiapsetiap perkembanganperkembangan nilainilai pertahananpertahanan
nirnir militermiliter

SOSIALISASI PKBNSOSIALISASI PKBN
(( RencanaRencana jangkajangka pendekpendek ))
1. Komposisi Tim.
a. Staf Ahli Menhan.
b. Pati Pothan.
c. Pakar Sosiologi.
d. Pakar Psychologi.
e. Pakar Antropologi.
2. Alternatif Sasaran Tempat.
Option.
•Dit PKBN.
•S.2 Pertahanan.
•Badiklat.
•Pakar Komunikasi Massa.
a. Terpusat ( Jakarta ).
b. Wilayah Jabodetabek.
c. Pemda Propinsi.
d. Dodik Bela Negara ( Rindam ).
SOSIALISASI PKBNSOSIALISASI PKBN
(( RencanaRencana jangkajangka pendekpendek ))
1. Komposisi Tim.
a. Staf Ahli Menhan.
b. Pati Pothan.
c. Pakar Sosiologi.
d. Pakar Psychologi.
e. Pakar Antropologi.
2. Alternatif Sasaran Tempat.
Option.
•Dit PKBN.
•S.2 Pertahanan.
•Badiklat.
•Pakar Komunikasi Massa.
a. Terpusat ( Jakarta ).
b. Wilayah Jabodetabek.
c. Pemda Propinsi.
d. Dodik Bela Negara ( Rindam ).

3. Audiens ( peserta ).
b. Kalangan Perguruan Tinggi, Guru dan Pembina
Pondok Pesantren.
c. Departemen/LPND, BUMN, Pengusaha, Aparat
Pemda, DPRD, Organisasi Profesi, dll.
d. Heterogen : Institusi Pemerintah/Swasta, Parpol,
Lemdik, Tomas, Togam, Organisasi Pemuda, LSM,
dsb.
4. Jumlah peserta.
200 – 250 Orang
a. Organisasi non afiliasi Partai.
-Menwa.
-Pramuka.
-Artis / Budayawan.
-Organisasi Sosial, Politik, Kemasyarakat,
Profesi dan Fungsional ( ORSOSPOLMASINAL )
3. Audiens ( peserta ).
b. Kalangan Perguruan Tinggi, Guru dan Pembina
Pondok Pesantren.
c. Departemen/LPND, BUMN, Pengusaha, Aparat
Pemda, DPRD, Organisasi Profesi, dll.
d. Heterogen : Institusi Pemerintah/Swasta, Parpol,
Lemdik, Tomas, Togam, Organisasi Pemuda, LSM,
dsb.
4. Jumlah peserta.
200 – 250 Orang
a. Organisasi non afiliasi Partai.
-Menwa.
-Pramuka.
-Artis / Budayawan.
-Organisasi Sosial, Politik, Kemasyarakat,
Profesi dan Fungsional ( ORSOSPOLMASINAL )

5. Alternatif materi & Kurikulum.
a. Kebijakan dan Strategi Pembinaan Potensi Pertahanan.
b. Alt. 1. Pola Pembinaan Kesadaran Bela Negara.
Alt. 2. Tataran Dasar Bela Negara.
(DISESUAIKAN DENGAN STRATA PESERTA)
c. Geopolitik Indonesia sebagai landasan pembangunan
sistem Pertahanan Negara.
d. Kesadaran bela negara sebagai Modal Sosial dalam
rangka menghadapi Globalisasi.
e. Pembinaan Kesadaran bela negara sebagai salah satu
strategi peningkatan Psychological Defence dalam
menghadapi ancaman nir militer.
f. Bela negara sebagai Landasan Motivasi Membangun
Daerah dalam kerangka NKRI.
g. Peran Dosen/Lembaga pendidikan dalam membangun sikap dan moral
bangsa. (khusus audience Dosen).
h. Bela negara sebagai landasan pelaksanaan sistem pemerintahan yang
good governance.
i. Analisa makalah/studi kasus atau penyusunan action plaint, dalam
bentuk kelompok.
5. Alternatif materi & Kurikulum.
a. Kebijakan dan Strategi Pembinaan Potensi Pertahanan.
b. Alt. 1. Pola Pembinaan Kesadaran Bela Negara.
Alt. 2. Tataran Dasar Bela Negara.
(DISESUAIKAN DENGAN STRATA PESERTA)
c. Geopolitik Indonesia sebagai landasan pembangunan
sistem Pertahanan Negara.
d. Kesadaran bela negara sebagai Modal Sosial dalam
rangka menghadapi Globalisasi.
e. Pembinaan Kesadaran bela negara sebagai salah satu
strategi peningkatan Psychological Defence dalam
menghadapi ancaman nir militer.
f. Bela negara sebagai Landasan Motivasi Membangun
Daerah dalam kerangka NKRI.
g. Peran Dosen/Lembaga pendidikan dalam membangun sikap dan moral
bangsa. (khusus audience Dosen).
h. Bela negara sebagai landasan pelaksanaan sistem pemerintahan yang
good governance.
i. Analisa makalah/studi kasus atau penyusunan action plaint, dalam
bentuk kelompok.

KomposisiKomposisi TimTim dandan MateriMateri
Alt.1.Alt.1. KebijakanKebijakan dandan StrategiStrategi PembinaanPembinaan
PotensiPotensi PertahananPertahanan..
Alt.2.Alt.2. GeGopolitikeopolitik IndonesiaIndonesia sebagaisebagai landasanlandasan
pembangunanpembangunan SistemSistem PertahananPertahanan Negara.Negara.
Alt.1.Alt.1. PolaPola PembinaanPembinaan KesadaranKesadaran BelaBela Negara.Negara.
Alt.2.Alt.2. TataranTataran DasarDasar BelaBela Negara.Negara.
Alt.3.Alt.3. PeranPeran Dosen/LemdikDosen/Lemdik dalamdalam membangunmembangun sikapsikap
moralmoral bangsabangsa ((khususkhusus audienceaudience DosenDosen).).
KesadaranKesadaran belabela negaranegara sebagaisebagai ModalModal SosialSosial dalamdalam
rangkarangka menghadapimenghadapi PerangPerang MasaMasa KiniKini didi tengahtengah
GlobalisasiGlobalisasi..
PembinaanPembinaan KesadaranKesadaran BelaBela NegaraNegara sebagaisebagai salahsalah satusatu
strategistrategi peningkatanpeningkatan PsychologicalPsychological DefenceDefence dalamdalam
menghadapimenghadapi ancamanancaman nirnir militermiliter..
BelaBela NegaraNegara sebagaisebagai LandasanLandasan MotivasiMotivasi MembangunMembangun
DaerahDaerah dalamdalam kerangkakerangka NKRI.NKRI.
BelaBela negaranegara sebagaisebagai landasanlandasan pelaksanaanpelaksanaan sistemsistem
pemerintahanpemerintahan yangyang good governancegood governance..
StafStaf AhliAhli MenhanMenhan..
PatiPati PothanPothan..
PakarPakar SosiologiSosiologi..
PakarPakar PsychologiPsychologi..
PakarPakar AntropologiAntropologi..
PakarPakar HukumHukum
TataTata negaranegara
a.a.
b.b.
c.c.
d.d.
e.e.
f.f.
MATERIMATERIPEMATERIPEMATERINoNo
KomposisiKomposisi TimTim dandan MateriMateri
Alt.1.Alt.1. KebijakanKebijakan dandan StrategiStrategi PembinaanPembinaan
PotensiPotensi PertahananPertahanan..
Alt.2.Alt.2. GeGopolitikeopolitik IndonesiaIndonesia sebagaisebagai landasanlandasan
pembangunanpembangunan SistemSistem PertahananPertahanan Negara.Negara.
Alt.1.Alt.1. PolaPola PembinaanPembinaan KesadaranKesadaran BelaBela Negara.Negara.
Alt.2.Alt.2. TataranTataran DasarDasar BelaBela Negara.Negara.
Alt.3.Alt.3. PeranPeran Dosen/LemdikDosen/Lemdik dalamdalam membangunmembangun sikapsikap
moralmoral bangsabangsa ((khususkhusus audienceaudience DosenDosen).).
KesadaranKesadaran belabela negaranegara sebagaisebagai ModalModal SosialSosial dalamdalam
rangkarangka menghadapimenghadapi PerangPerang MasaMasa KiniKini didi tengahtengah
GlobalisasiGlobalisasi..
PembinaanPembinaan KesadaranKesadaran BelaBela NegaraNegara sebagaisebagai salahsalah satusatu
strategistrategi peningkatanpeningkatan PsychologicalPsychological DefenceDefence dalamdalam
menghadapimenghadapi ancamanancaman nirnir militermiliter..
BelaBela NegaraNegara sebagaisebagai LandasanLandasan MotivasiMotivasi MembangunMembangun
DaerahDaerah dalamdalam kerangkakerangka NKRI.NKRI.
BelaBela negaranegara sebagaisebagai landasanlandasan pelaksanaanpelaksanaan sistemsistem
pemerintahanpemerintahan yangyang good governancegood governance..
StafStaf AhliAhli MenhanMenhan..
PatiPati PothanPothan..
PakarPakar SosiologiSosiologi..
PakarPakar PsychologiPsychologi..
PakarPakar AntropologiAntropologi..
PakarPakar HukumHukum
TataTata negaranegara
a.a.
b.b.
c.c.
d.d.
e.e.
f.f.
MATERIMATERIPEMATERIPEMATERINoNo

6. Alternatif Metoda.
a. Ceramah dan diskusi.
b. Diskusi panel.
c. Sarasehan.
d. Lokakarya.
e. Out bond.
f. Kombinasi.
6. Alternatif Metoda.
a. Ceramah dan diskusi.
b. Diskusi panel.
c. Sarasehan.
d. Lokakarya.
e. Out bond.
f. Kombinasi.

7. Waktu Pelaksanaan
a. 1 ( satu ) hari.
b. 2 ( dua ) hari.
8. Target Waktu Pelaksanaan.
-Sampai dengan akhir tahun 2007.
9. Biaya.
-Pengajuan Crash Program
( dengan perhitungan yang proposional ).
10. Relevansi Litbang Strahan.
a. Metoda apa yang paling efektif.
b. Materi apa yang harus diberikan.
c. Tim Sosialisasi dibawah siapa.
d. Komposisi Tim.
7. Waktu Pelaksanaan
a. 1 ( satu ) hari.
b. 2 ( dua ) hari.
8. Target Waktu Pelaksanaan.
-Sampai dengan akhir tahun 2007.
9. Biaya.
-Pengajuan Crash Program
( dengan perhitungan yang proposional ).
10. Relevansi Litbang Strahan.
a. Metoda apa yang paling efektif.
b. Materi apa yang harus diberikan.
c. Tim Sosialisasi dibawah siapa.
d. Komposisi Tim.

PUSAT BELA NEGARAPUSAT BELA NEGARA
( BELA NEGARA CENTRE )( BELA NEGARA CENTRE )
(Rencana jangka panjang)
PUSAT BELA NEGARAPUSAT BELA NEGARA
( BELA NEGARA CENTRE )( BELA NEGARA CENTRE )
(Rencana jangka panjang)

LandasanJuridisLandasanJuridisUUD’1945
Pasal 27 (3) Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam
upaya pembelaan negara.
Pasal 30 (1) Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam
usaha pertahanan dan keamanan negara.
(2) Usaha pertahanan dan keamanan negara dilaksanakan
melalui sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta
oleh Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara
Republik Indonesia, sebagai kekuatan utama dan rakyat
sebagai kekuatan pendukung.
LandasanJuridisLandasanJuridisUUD’1945
Pasal 27 (3) Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam
upaya pembelaan negara.
Pasal 30 (1) Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam
usaha pertahanan dan keamanan negara.
(2) Usaha pertahanan dan keamanan negara dilaksanakan
melalui sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta
oleh Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara
Republik Indonesia, sebagai kekuatan utama dan rakyat
sebagai kekuatan pendukung.

UU NO. 3/2002 (HANNEG)
Pasal 1 titik 2
Sistem pertahanan negara adalah sistem pertahanan bersifat semesta
yang melibatkan : . seluruh warga negara
. wilayah
. sumber daya nasional lainnya.
disiapkan secara dini oleh pemerintah dan diselenggarakan secara
total, terpadu, terarah dan berlanjut, untuk menegakan kedaulatan negara,
keutuhan wilayah dan keselamatan segenap bangsa dari segala
ancaman.
Pasal 7 (2)
Sistem pertahanan negara dalam menghadapi ancaman militer
menempatkan TNI sebagai komponen utama dengan didukung
oleh komponen cadangan dan komponen pendukung
UU NO. 3/2002 (HANNEG)
Pasal 1 titik 2
Sistem pertahanan negara adalah sistem pertahanan bersifat semesta
yang melibatkan : . seluruh warga negara
. wilayah
. sumber daya nasional lainnya.
disiapkan secara dini oleh pemerintah dan diselenggarakan secara
total, terpadu, terarah dan berlanjut, untuk menegakan kedaulatan negara,
keutuhan wilayah dan keselamatan segenap bangsa dari segala
ancaman.
Pasal 7 (2)
Sistem pertahanan negara dalam menghadapi ancaman militer
menempatkan TNI sebagai komponen utama dengan didukung
oleh komponen cadangan dan komponen pendukung

..PSYCHOLOGICAL.
• pemahaman ideologi negara ( Pancasila & UUD 1945 ).
• nilai-nilai luhur bangsa.
• wawasan kebangsaan.
• Rasa cinta tanah air.
• persatuan dan kesatuan bangsa.
• kesadaran bela negara.
( halus )
..PSYCHOLOGICAL.
• pemahaman ideologi negara ( Pancasila & UUD 1945 ).
• nilai-nilai luhur bangsa.
• wawasan kebangsaan.
• Rasa cinta tanah air.
• persatuan dan kesatuan bangsa.
• kesadaran bela negara.
( halus )

..Menghadapi ancaman militer.
..komponen cadangan.
..komponen pendukung.
• perjuangan mengisi kemerdekaan.
• pengabdian sesuai profesi.
• menjunjung tinggi nama Indonesia di dunia internasional.
( melalui kesenian, OR, dll ).
• penanganan bencana dan menghadapi ancaman non militer lainnya .
( ekonomi, sosial , budaya, dsb ).
..PHYSICAL
( keras )
..Menghadapi ancaman militer.
..komponen cadangan.
..komponen pendukung.
• perjuangan mengisi kemerdekaan.
• pengabdian sesuai profesi.
• menjunjung tinggi nama Indonesia di dunia internasional.
( melalui kesenian, OR, dll ).
• penanganan bencana dan menghadapi ancaman non militer lainnya .
( ekonomi, sosial , budaya, dsb ).
..PHYSICAL
( keras )

DITJEN POTHAN KEBIJAKAN BIN POTHAN
• DITPOT SDM
• DITPOT SDAB
• DITPOT RANA
• DIT PKBN • RUU DIKWAR
• RUU KOMPONEN CADANGAN
PERTAHANAN NEGARA ( KCPN ).
• RUU KOMPONEN PENDUKUNG
PERTAHANAN NEGARA ( KPPN ).
DITJEN POTHAN KEBIJAKAN BIN POTHAN
• DITPOT SDM
• DITPOT SDAB
• DITPOT RANA
• DIT PKBN • RUU DIKWAR
• RUU KOMPONEN CADANGAN
PERTAHANAN NEGARA ( KCPN ).
• RUU KOMPONEN PENDUKUNG
PERTAHANAN NEGARA ( KPPN ).

• Diperlukan sebagai konsekwensi implementasi pembentukan &
pembinaan komponen cadangan, penataan komponen pendukung serta
penyelenggaraan Dikwar ( PKBN ).
• Sebagai pusat pengendalian, pengawasan serta evaluasi
penyelenggaraan kebijakan yang dilaksanakan di lapangan ( di daerah ).
• Sebagai pusat koordinasi lintas sektoral, Dephan dengan Departemen /
lembaga / instansi terkait dalam penyelenggaraan kegiatan Bela Negara
yang meliputi 3 ( tiga ) kegiatan yaitu : KCPN, KPPN dan Dikwar ( PKBN ).
• Diperlukan sebagai konsekwensi implementasi pembentukan &
pembinaan komponen cadangan, penataan komponen pendukung serta
penyelenggaraan Dikwar ( PKBN ).
• Sebagai pusat pengendalian, pengawasan serta evaluasi
penyelenggaraan kebijakan yang dilaksanakan di lapangan ( di daerah ).
• Sebagai pusat koordinasi lintas sektoral, Dephan dengan Departemen /
lembaga / instansi terkait dalam penyelenggaraan kegiatan Bela Negara
yang meliputi 3 ( tiga ) kegiatan yaitu : KCPN, KPPN dan Dikwar ( PKBN ).

PERUMUSAN & LAKS
JAK BIN POTHAN
PERUMUSAN
JAK BIN
POT SDAB
PERUMUSAN
JAK BIN POT
SDM
PERUMUSAN
JAK BIN
PKBN
PERUMUSAN
JAK BIN
POTRANA
BIN
KOMP CAD
BIN
PKBN
LAKS. JAK BIN POTHAN
( BELA NEGARA CENTRE )
BIN
KOMP DUK
BIN
DIK NON FORMAL
BIN
DIK FORMAL
BIN POT
SDAB
BIN POT
SDM
BIN POT
RANA
BIN
TA/PROFESI
BIN
PARAMIL
BIN
INDUS STRA
BIN
SDAB/RANA
BIN
W.N
INDIV/POK MASY
FUNGSI
PIMPINAN
FUNGSI
PERUMUS
KEBIJAKAN
FUNGSI
PELAKSANA
PUSAT
PERUMUSAN & LAKS
JAK BIN POTHAN
PERUMUSAN
JAK BIN
POT SDAB
PERUMUSAN
JAK BIN POT
SDM
PERUMUSAN
JAK BIN
PKBN
PERUMUSAN
JAK BIN
POTRANA
BIN
KOMP CAD
BIN
PKBN
LAKS. JAK BIN POTHAN
( BELA NEGARA CENTRE )
BIN
KOMP DUK
BIN
DIK NON FORMAL
BIN
DIK FORMAL
BIN POT
SDAB
BIN POT
SDM
BIN POT
RANA
BIN
TA/PROFESI
BIN
PARAMIL
BIN
INDUS STRA
BIN
SDAB/RANA
BIN
W.N
INDIV/POK MASY
FUNGSI
PIMPINAN
FUNGSI
PERUMUS
KEBIJAKAN
FUNGSI
PELAKSANA
PUSAT

665544332211
------vvMenyusunMenyusun program &program & anggarananggaran pembentukanpembentukan sertaserta
pembinaanpembinaan KCPNKCPN
66
------vvMerencanakanMerencanakan PosturPostur KCPNKCPN
((jangkajangka pendekpendek,, sedangsedang && panjangpanjang))
55
--vv----MenyusunMenyusun Juklak/JuknisJuklak/Juknis PembinaanPembinaan KCPNKCPN
((membantumembantu Pemerintah/DephanPemerintah/Dephan sesuaisesuai dgndgn UU TNIUU TNI
PasalPasal 7 (2b)).7 (2b)).
44
------vvMenyusunMenyusun && MenetapkanMenetapkan PolaPola PembinaanPembinaan KCPNKCPN33
------vvMenyusunMenyusun PeraturanPeraturan PerundangPerundang--undanganundangan
(PP,(PP, PerpresPerpres,, PermenPermen))
22
------vvMenyusunMenyusun UndangUndang--UndangUndang KCPNKCPN11
PEMDAPEMDATNITNIPTFPTFDEPHANDEPHANK E G I A T A NK E G I A T A NNONO
Matriks Pembinaan Komponen Cadangan
Pertahanan Negara ( KCPN )
665544332211
------vvMenyusunMenyusun program &program & anggarananggaran pembentukanpembentukan sertaserta
pembinaanpembinaan KCPNKCPN
66
------vvMerencanakanMerencanakan PosturPostur KCPNKCPN
((jangkajangka pendekpendek,, sedangsedang && panjangpanjang))
55
--vv----MenyusunMenyusun Juklak/JuknisJuklak/Juknis PembinaanPembinaan KCPNKCPN
((membantumembantu Pemerintah/DephanPemerintah/Dephan sesuaisesuai dgndgn UU TNIUU TNI
PasalPasal 7 (2b)).7 (2b)).
44
------vvMenyusunMenyusun && MenetapkanMenetapkan PolaPola PembinaanPembinaan KCPNKCPN33
------vvMenyusunMenyusun PeraturanPeraturan PerundangPerundang--undanganundangan
(PP,(PP, PerpresPerpres,, PermenPermen))
22
------vvMenyusunMenyusun UndangUndang--UndangUndang KCPNKCPN11
PEMDAPEMDATNITNIPTFPTFDEPHANDEPHANK E G I A T A NK E G I A T A NNONO
Matriks Pembinaan Komponen Cadangan
Pertahanan Negara ( KCPN )

PEMDAPEMDATNITNIPTFPTFDEPHANDEPHANK E G I A T A NK E G I A T A NNONO
------vvk.k. PengakhiranPengakhiran
--vv----j.j. PenggunaanPenggunaan
----vvvvi.i. Pengerahan/mobilisasiPengerahan/mobilisasi
----vvvvh.h. PerawatanPerawatan
--vv----g.g. PengorganisasianPengorganisasian
--vv----f.f. PelatihanPelatihan
----vvvve.e. PemeriPemerksaaniksaan
vv--vvvvd.d. Perekrutan/pemanggilanPerekrutan/pemanggilan
vv--vvvvc.c. PemilahanPemilahan
vv--vvvvb.b. KampanyeKampanye
----vvvva.a. PendataanPendataan
MelaksanakanMelaksanakan pembentukanpembentukan && pembinaanpembinaan KCPNKCPN77
PEMDAPEMDATNITNIPTFPTFDEPHANDEPHANK E G I A T A NK E G I A T A NNONO
------vvk.k. PengakhiranPengakhiran
--vv----j.j. PenggunaanPenggunaan
----vvvvi.i. Pengerahan/mobilisasiPengerahan/mobilisasi
----vvvvh.h. PerawatanPerawatan
--vv----g.g. PengorganisasianPengorganisasian
--vv----f.f. PelatihanPelatihan
----vvvve.e. PemeriPemerksaaniksaan
vv--vvvvd.d. Perekrutan/pemanggilanPerekrutan/pemanggilan
vv--vvvvc.c. PemilahanPemilahan
vv--vvvvb.b. KampanyeKampanye
----vvvva.a. PendataanPendataan
MelaksanakanMelaksanakan pembentukanpembentukan && pembinaanpembinaan KCPNKCPN77

TERIMA KASIH TERIMA KASIHTERIMA KASIH

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar